Tampilkan postingan dengan label fisika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fisika. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Juli 2012

Pembagian gelombang bunyi berdasarkan frekuensinya

Manusia memiliki batas pendengaran terhadap bunyi. Bunyi yang berfrekuensisangat rendah dan berfrekuensi terlalu tinggi tidak dapat didengar oleh telingamanusia. Berdasarkan frekuensinya, gelombang bunyi dibedakan menjadi tiga,yaitu gelombang infrasonik, gelombang audiosonik, dan gelombang ultrasonik.
1. Gelombang Infrasonik
Gelombang infrasonik adalah gelombang yang mempunyai frekuensi dibawah jangkauan manusia, yaitu lebih kecil dari 20 Hz. Gelombang infrasonikhanya mampu didengar oleh beberapa binatang seperti jangkrik, anjing, dankelelawar.
2. Gelombang Audiosonik
Gelombang audiosonik adalah gelombang yang mempunyai frekuensiantara 20 sampai 20.000 Hz. Gelombang audiosonik merupakan gelombangyang mampu didengar oleh pendengaran manusia dan sebagian besarbinatang.
3. Gelombang Ultrasonik
Gelombang ultrasonik mempunyai frekuensi di atas jangkauanpendengaran manusia, yaitu lebih besar dari 20.000 Hz. Kelelawar padamalam hari memancarkan gelombang ultrasonik dari mulutnya. Gelombangini akan dipantulkan kembali bila mengenai benda. Dari gelombang pantulyang didengar tadi, kelelawar dapat mengetahui jarak dan ukuran benda yangberada di depannya.


KLIK DISINI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.... >>

Senin, 23 Juli 2012

Manfaat Resonansi Bunyi

Peristiwa resonansi dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, antara lainsebagai berikut.
1. Telinga manusia
Kita dapat mendengar bunyi karena adanya peristiwa resonansi padatelinga kita. Di dalam telinga terdapat selaput gendang telinga. Selaput inisangat tipis dan mudah beresonansi dengan bunyi audiosonik.
2. Alat musik
Alat musik akustik seperti seruling, biola, drum, dan gitar memanfaatkanresonansi agar diperoleh bunyi yang merdu. Alat musik tradisional, sepertigamelan juga memanfaatkan peristiwa resonansi.
3. Rongga mulut katak
Katak dapat mengeluarkan bunyi yang sangat keras karena resonansiyang terjadi pada rongga mulut katak. Rongga mulut katak dapatmengembang sedemikian rupa sehingga menyerupai selaput tipis. Padaselaput tipis inilah terjadi peristiwa resonansi.

Peristiwa resonansi ada juga yang merugikan manusia karena menyebabkankerusakan atau ketidaknyamanan. Oleh karena itu, manusia berusaha untuk menghilangkanatau mencegahnya. Contohnya resonansi yang merugikan antara lainresonansi pada mesin, resonansi pada pesawat, dan resonansi pada mobil.


KLIK DISINI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.... >>

Selasa, 17 Juli 2012

Bunyi Hukum Mersenne

Mersenne, seorang fisikawan berkebangsaanPerancis, membuat alat untuk menyelidiki hubunganantara frekuensi dengan tinggi nada. Alat percobaannyadinamakan sonometer.
Mersenne mencoba sonometer denganpenampang kawat yang berbeda-beda danpanjang tumpuan kawat yang bermacammacam.Dari hasil penelitiannya, Mersennemenarik beberapa kesimpulan. Kesimpulannyadikenal sebagai hukum Mersenne yang bunyinyasebagai berikut.
1) Semakin panjang jarak tumpuan senar,frekuensi senar makin rendah. Dengandemikian, frekuensi senar berbandingterbalik dengan panjang tumpuan senar.
2) Semakin besar luas penampang senar, frekuensi senar makin rendahsehingga frekuensi senar berbanding terbalik dengan akar luas penampangsenar.
3) Semakin besar tegangan senar, frekuensi senar semakin besar. Dengandemikian, frekuensi senar berbanding lurus dengan akar tegangan senar.
4) Semakin besar massa jenis senar, frekuensi senar semakin kecil. Dengandemikian, frekuensi senar berbanding terbalik dengan akar massa jenis.


KLIK DISINI UNTUK MEMBACA SELENGKAPNYA.... >>